Winter Break Day 0 – A Fun(ny) Day (Part.1)

Have you ever imagined spending one good day of your life (for a day I mean more than 12 hours), in this 21st century Japan, just for riding a train from your hometown to your holiday destination? I never imagined that until I did it myself.

Dari pertengahan November kemarin, saya dan beberapa teman SPACE mulai sibuk membicarakan liburan musim dingin. Dari segala diskusi, perdebatan dan sedikit drama, akhirnya diputuskanlah kami (saya dan 4 teman saya) akan berlibur dengan Seishun 18 Kippu yang tersohor itu, ke daerah Kansai. Yuhu! Dengan tiket kereta spesial ini, kami hanya mengeluarkan 2300 Yen untuk melakukan perjalanan sejauh apapun dalam satu hari. Dengan catatan, kami hanya boleh naik kereta lokal, bukan express apalagi shinkansen. Sebenarnya satu tiket terdiri dari 5 slot jatah perjalanan (5×2300) tapi karena jumlah grup kami pas berlima, jadi satu tiket itu kami gunakan untuk sehari perjalanan. Untuk pulangnya, kami membeli sebuah tiket lagi tentunya. Grup jalan-jalan kami ini terdiri dari saya, Tiara (Indonesia), Tina (RRC), Shashika (Sri Lanka), dan Viraji (Sri Lanka). Sayangnya baru saja saya cek, kami tidak ada foto berlima… :-|

Saya dan Tiara berangkat dari rumah sekitar jam 5 lebih sedikit. Perlu diketahui, dari rumah saya ke stasiun butuh waktu 30-40 menit naik sepeda, jadi waktu itu kami super ngebut untuk mencapai stasiun tepat waktu. Hari sebelumnya, kami berlima janjian jam 5.30 di depan pohon natal di stasiun. Benar saja, saya dan Tiara akhirnya terlambat, tapi untunglah kami sempat mengejar kereta selanjutnya. Perbedaannya hanya di waktu transit di stasiun pertama dan kedua saja. Bepergian dengan Seishun 18 kippu memang murah tapi ‘tricky’. Kita harus rajin untuk memantau track dan stasiun mana saja yang harus kita lalui. Saya dan teman-teman mengandalkan Jorudan.co.jp, tetapi beberapa blogger lain ada yang mengandalkan Hyperdia.com. Dua-duanya bagus.

Untuk mencapai Kyoto, tujuan pertama kami, saya dan teman-teman harus 9x transit dan berganti kereta. Terdengar melelahkan awalnya, tapi setelah saya jalani… eh seru juga! Rutenya adalah: Saga-Tosu-Hakata-Nishi Kokura-Moji (Direct)-Shimonoseki-Tokuyama-Iwakuni-Itozaki-Okayama-Himeji-Kyoto. Pergi jam 6 pagi, sampai Kyoto jam 8.30 malam … harusnya. :)) Well, traveling mengajarkan saya bahwa tidak ada yang pasti dalam hidup ini. Sesiap apapun kita dengan segala rencana dan itinerary, kita juga harus selalu siap dengan kejutan. Saya sempat berpikir itinerary ini sudah fix sekali. Rencananya, saya ingin mencapai hotel sekitar jam 9-an, beberes lalu tidur tenang. Tapi, rupanya semesta punya cara lain untuk membuat perjalanan kami lebih seru!

Perjalanan dari stasiun ke stasiun awal kami lewati dengan nyaman, tentram, senang, dan bersemangat. Sebagai penduduk Saga, kami jarang sekali naik kereta. Jadi, ketika seharian penuh harus berkutat di sekitar stasiun terus, keluarlah ‘ndeso’-nya kami semua. Hehehe. Contohnya, karena kami traveling di musim dingin, di dalam kereta tentunya ada heater. Ehh, tapi rupanya heater di kereta (lokal) ini bukan heater sembarangan. Hebatnya Jepang, heater di dalam kereta yang biasa-biasa saja ini ada di bawah kursi penumpang dan baru aktif ketika ada yang duduk di kursi tersebut! Saya kagum sekali dengan detil-detil seperti ini di Jepang.

Sepanjang perjalanan, kami melewati tepi laut, terowongan-terowongan yang menembus gunung, desa dan persawahan, hingga kota besar seperti Hiroshima. Saya menikmati pemandangan di luar jendela sambil sesekali mencuri waktu tidur di perjalanan antar stasiun yang panjang. Penumpang kereta pun silih berganti. Ada kalanya penuh salaryman yang berangkat kerja, pelajar-pelajar dengan seragam musim dingin mereka, atau para obaa-chan dan ojii-chan. Di antara mereka, kadang ada juga orang-orang asing seperti orang Korea, Cina, Afro-Amerika, hingga orang-orang dengan wajah melayu khas Asia Tenggara.

Di musim dingin, malam hari memang terasa lebih panjang. Langit di luar jendela mulai gelap karena matahari telah tenggelam, padahal waktu baru menunjukkan sekitar pukul 5-6 sore. Kami sudah berada di dalam kereta menuju Okayama, dua stasiun terakhir sebelum Kyoto. Bekal yang kami bawa dari rumah sudah mulai menipis. Kami juga senang karena sebentar lagi akan sampai di Kyoto. Hingga tiba-tiba saja kereta berhenti perlahan dan seorang wanita berlari menuju ruang masinis. Seingat saya kereta kami waktu itu hanya 2-3 gerbong. Wanita itu satu gerbong dengan kami di gerbong paling depan, tetapi dia duduk di bagian belakang gerbong. Saya mengira si wanita ini ingin bertanya sesuatu tentang tujuan kereta kami atau salah naik kereta, tetapi ternyata dia meminta bantuan si masinis karena ada seorang wanita lain di belakang gerbong yang jatuh pingsan!

Si masinis segera menangani si wanita muda itu dengan tanggap. Sampai sekarang saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi melihat respon si masinis yang tidak panik dan sangat telaten, saya yakin si wanita akan baik-baik saja. Saat itu saya sebenarnya heran, apa para masinis ini juga dilatih P3K untuk kejadian-kejadian tidak terduga seperti ini? Apa di Indonesia juga sama? Well, akhirnya sekitar 30-40 menit kemudian, ambulans datang dan wanita ini diangkut keluar oleh petugas medis. Setelah itu, kereta berjalan lagi dengan normal.

Kami sadar jadwal kami pasti berubah karena insiden tadi. Saya segera mencari jadwal kereta selanjutnya dari Okayama dan ketemu. Tapi beberapa menit sebelum mencapai stasiun Okayama, tiba-tiba kereta berhenti lagi dan suara pengumuman dalam bahasa Jepang menggema. Kami berlima yang baru belajar bahasa Jepang hanya mengerti sepatah-sepatah, dan yang membuat kami ‘gelo’ adalah kami sempat mendengar, “ichi-ji kan goro omachi kudasai” atau semacamnya yang berarti kami harus menunggu sekitar satu jam di dalam kereta ….. *facepalm* apa pula ini? Kami mencoba bertanya pada penumpang lain tapi kurang menangkap maksud mereka. Sepertinya slot jalur kereta di Okayama penuh sehingga kami harus menunggu slot itu kosong. Untunglah tidak sampai 30 menit, kereta kembali berjalan dan kami berhasil turun di stasiun Okayama.

(to be continued)

Advertisements

One thought on “Winter Break Day 0 – A Fun(ny) Day (Part.1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s